Friday, September 15, 2006

DOA YANG MANTAB

2 weeks ago. Aku kenalan sama ini orang. Baik banget. Dikenalin dari temanku. NAh ini orang itu gak tahu gimana. Kita sering ngobrol di msn....and abis gitu kok nih orang nunjukkin gejala2 kalau dia mau maju selangkah dari level persahabatan, yang artinya pacaran. And oh my Gosh...aku sangat enggak siap banget and enggak mengharapkan. Soalnya.........hm....dulu beberapa tahun lalu, nih orang memang dah pernah ketemu aku...and enggak tahu kenapa nih orang menghilang gitu. And aku juga kehilangan contact. Eh tau2nya sekarang ketemu lagi, dengan situation yang berbeda. Tapi dia gak ingat kalau sebenarnya kita dah pernah ketemuan sebelumnya....kayaknya awal tahun lalu deh.

Nah nih orang itu setiap hari sms bisa 5 kali gitu deh...and pasti malamnya email gitu cerita2 and sambil good nite2. Dua minggu lalu aku sibuk banget sama exams (mid semester). Jadinya jarang online. Well palin g online jam 8 - 9 pm and then tidur jam 9pm, nah ni orang pulang rumah selalu jam 10pman gitu. Jadi gak pernah ngobrol di msn, paling email2an and sms2an.

Nah ni orang 2 minggu lalu itu insist banget minta ketemuan sama aku lagi....tapi waktu ku and waktu dia gak matched jadi nya bit hard. Ya udah aku biasa2 aja, communication tetap lancar. And suatu hari dia bilang gini, "Adolf...(tapi pakai bahasa English yah soalnya orang Aussie, tapi aku ngetiknya pakai indo aja yah, soalnya dia mungkin baca ini, dia tau aku punya blog ini) Ok...dia bilang gini, 'Adolf kayaknya aku sendiri yang menginginkan kamu, sementara kamu diam2 aja, ok deh mulai sekarang pokoknya aku sudah lemparkan ' bola' ke kamu, and 'bola itu ada di kamu' terserah kamu mau balikkin apa enggak" Jadi maksudnya begini, dia udah berkali2 ngajak ketemuan, tapi kesannya aku yang gak made time buat dia, and bolanya ada di aku, jadi dia tinggal tunggu aku yang make time buat dia, dia anytime's ready.

And terus yah udah aku buat janji suatu hari sama dia (2 minggu lalu kalau gak salah). Abis kuliah agak malam. Dia abis kerja. Nah sebelum aku berangkat ketemu dia aku berdoa, "Tuhan, kalau memang dia bukan untukku, TOLONG jauhkan dia dari aku juga sehabis ini, tapi kalau memang dia untukku, PLEASE buka kan jalan yang terbaik untuk aku and dia supaya bisa bersama terus"

Abis gitu, aku dengan yakin aku ketemuan sama dia, biasa tetap mesra seperti biasanya. Baik...we enjoyed the nite, makan di city dekat darling harbour situ. Cerita2 ketawa2...mantab. Enggak ada yang aneh.
Eh setelah besoknya, aku mulai curiga kok gak ngirim sms. Biasanya tiada hari tanpa sms. And aku tunggu email malamnya. Eh dia gak kirim juga. ...aku tunggu besoknya juga gak ada kabar. And kebetulan aku msn online juga, eh dia juga online. And biasanya dia yang nyapa duluan. Ini kok makin aneh dia gak nyapa. And aku sapa aja deh duluan and dia juag Hey gitu... and gak ngomong apa2....
And abis gitu aku bilang ke dia setelah beberapa menit diam enggak biasanya, and aku bilang aja, sorry yah kayaknya its not gonna work, thank you for being good friend, take care yourself and good luck! Abis gitu i guess thats the end of it.

And it means that Tuhan memang tidak mau aku sama dia, yah and itu yang aku minta sesuai dengan Doa ku malam sebelum ketemu dia, kalau Tuhan tidak berkenan, PLS jauhkan lah dia dari aku sehabis ketemuan itu. And yah OBVIOUS sekali kalau doaku di dengar, tanpa basa basi, tanpa ada alasan yang jelas, communicationnya seemed to be a NO afterwards. And thats what i wanna share with you guys, Mintalah benar2 dalam berdoa. Kalau mau bilang mau, kalau enggak bilang engggak. And Tuhan pasti dengar doa umatnya yang memintanya.

Thanks guys for reading, im so proud that i have JC yang hidup benar2 hidup!!!
Adolf

No comments: